Seperti yang diketahui masalah lingkungan jadi PR bagi banyak orang. Sehingga berdirinya pabrik, tempat umum harus memperhatikan tentang masalah lingkungan. Termasuk juga di Puskesmas harus menggunakan IPAL puskesmas

Istilah ini dikenal dengan instalasi yang berfokus pada pengolahan mengenai air limbah. Sehingga dengan adanya pengolahan tersebut diharapkan limbah medis tidak akan mencemari lingkungan. Pasalnya jika tidak diperhatikan IPAL puskesmasnya bisa memicu masalah besar. Berikut ulasan lengkapnya.

Perencanaan SOP dan Alur Pembuatan IPAL Puskesmas

IPAL sendiri bisa diartikan sebagai pengelolaan pada bagian Sanitary. Sehingga bagi karyawan yang baru mungkin masih bingung untuk tata caranya atau SOPnya. Berikut ini akan dipaparkan alur dan SOP IPAL Puskesmas:

  • Hal pertama yang bisa dilakukan saat hendak melakukan SOP dan pembuatan IPAL harus diawali dengan paham apa saja yang menjadi limbah dan sumber limbah dari puskesmas tersebut. Sehingga saat terjadi masalah bisa ditangani dengan cepat karena paham akar masalahnya.
  • Selanjutnya memastikan untuk jalur perpipaan dari sumber buangan yang menuju pada bagian IPAL sudah diperiksa dengan baik.  Hal ini juga penting dalam proses perencanaan SOP IPAL puskesmas nantinya. 
  • Bisa dilakukan dengan pemetaan dan bisa digambar dengan detail, sehingga tidak ada bagian yang terlewatkan. Hal ini juga penting sebagai acuan dan petunjuk. Terlebih jika kedepannya hendak dilakukan mengatasi masalah.
  • Lalu perlu dilakukan pemeriksaan karakter dari air buangan limbah. Pengecekan ini dilakukan sebelum diolah. Misalnya pada limbah yang bersifat organik maka bisa disatukan pada bagian yang organik juga.
  • Kemudian jika ada yang berbahan limbah B3 maka bisa dikelola dengan perlakukan khusus. Pasalnya limbah ini tidak bisa disatukan dengan yang lain. Dan pastikan juga pengelola sudah memilih metode pengolahan yang tepat.
  • Setelah melalui proses pemilihan, kemudian pastikan limbah telah terkumpul pada bagian bak Equalisasi. Bak ini memiliki fungsi untuk menyamakan karakter limbah. Sehingga bagian ini sangat penting untuk diperhatikan.
  • Lalu bisa dipastikan bahwa air limbah memang telah dipompa pada bagian Unit IPAL. Dan semua alat telah beroperasi dengan baik. Selain itu juga memastikan air memang benar mengalir ke penerima.
  • Jika masih menemukan kesulitan terkait dengan SOP yang harus dibuat, maka bisa segera melakukan konsultasi pada ahli IPAL. Tidak lupa sertakan hasil Uji Laboratorium, terkait dengan Efluen IPAL untuk tambahan SOP.

 

Tujuan Adanya IPAL Untuk Puskesmas

Setelah dibahas beberapa langkah terkait dengan SOP dan alur pembuatan IPAL puskesmas. Maka apa sebenarnya tujuan dari pembuatan IPAL Puskesmas tersebut? Simak ulasan lengkap dibawah ini:

1. Menjaga Pengelolaan Lingkungan

Sudah pasti adanya IPAL Puskesmas memiliki tujuan utama yaitu untuk mengurangi timbulnya masalah di lingkungan. Selain itu agar limbah medis yang dihasilkan disana bisa diolah dengan tepat. Dan saat dibuang ke lingkungan tidak mencemari badan air.

2. Menjaga Kehidupan Biota Air

Karena hasil limbah Puskesmas bisa kelola dengan IPAL, membuat limbah tersebut akan lebih aman dan tidak mengganggu biota air  yang ada. Sehingga rantai ekosistem yang ada di dalamnya tetap seimbang.

3. Melatih Disiplin dan Perilaku Hidup Sehat

Seperti yang diketahui dengan adanya IPAL, maka petugas akan menjaga dengan baik terkait sanitasinya. Selain itu juga pengelola IPAL secara tidak langsung akan membuat laporan atau mengisi form report terkait dengan operasional kerjanya.

 

Demikian itu beberapa ulasan mengenai SOP dan juga alur pembuatan IPAL Puskesmas. Sehingga bagi pengelola puskesmas bisa lebih diperhatikan mengenai caranya pembuatannya. 

Categories: Industri