Sebelum memutuskan untuk melakukan bisnis pulsa, maka ada baiknya untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari server pulsa. Lalu bagaimana cara kerja dari server pulsa yang sebenarnya? Simak ulasan di bawah ini sampai akhir!

Mengenal Server Pulsa

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai bagaimana cara kerja dari server pulsa, maka sebaiknya Anda mengetahui lebih dulu apa itu server pulsa.

Secara definisi, server pulsa diartikan sebagai sebuah server yang terhubung langsung dengan jaringan-jaringan penyedia pulsa / provider yang sangat umum sering didengar.

Server pulsa tidak bisa dimanfaatkan untuk menjual pulsa murah saja. Sebaliknya, server ini hanya menjadi penghubung agen-agen atau counter penjual pulsa dengan operator dari masing-masing provider yang ada di Indonesia.

Bisa dibilang, server pulsa hanyalah tempat untuk mengisi saldo saja, karena di server ini sudah didesain dengan menggunakan perangkat komputer yang canggih, dimana secara otomatis akan melakukan proses transaksi antara provider dan para pebisnis pulsa.

 

Cara Kerja Sistem Server Pulsa

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya kalau server pulsa bukanlah mesin yang dapat mengisi pulsa dari nol melainkan alat yang menghubungkan proses transaksi jual beli pulsa dengan masing-masing operator provider, atau bisa dikatakan secara sederhana sebagai relay.

Seperti ini contohnya, pada saat seorang agen pulsa ingin mengisi deposit pulsa semua operator, maka mereka akan mengirimkan pesan kepada server pulsa tersebut. Kemudian, server pulsa itu secara otomatis akan langsung meneruskan pesan dengan cara mengirimkan pulsa ke agen yang tadi melakukan deposit.

Dengan cara kerja yang sedemikian rupa, server pulsa akan berperan sebagai bandar. Sehingga harus benar-benar memastikan kalau masing-masing provider yang ada di server apakah terdapat pulsa cadangan atau tidak.

Selepas Anda mengetahui bagaimana cara kerja dari server pulsa, maka hal berikutnya yang bisa dilakukan yaitu memulai berbisnis. Dasar awal dari bisnis pulsa berfokus pada transaksi jual-beli yang dilakukan dan mengacu pada besaran keuntungan yang didapatkan melalui penjualan sehingga bisa membalikkan modal.

Sebab, setiap provider pasti punya harga jualnya masing-masing dan tidak bisa dipukul sama rata. Semisal ada konsumen yang mau isi pulsa Rp10 ribu, lalu provider A menjual kepada Anda dengan harga Rp10.350, maka Anda sebagai seorang penjual punya wewenang untuk menentukan harga.

Tetapi dianjurkan, apabila Anda merupakan pebisnis pulsa pemula, sebaiknya jangan terlalu mengambil banyak keuntungan. Lebih baik, menjual pulsa dengan harga pasaran pada umumnya atau bisa juga sedikit lebih rendah, namun tidak terlalu jauh marginnya dari harga pasar.

Mengapa harus seperti itu?

Karena jika Anda masih baru menekuni bisnis pulsa, maka hal yang lebih baik untuk dicari lebih dulu adalah pelanggan tetap. Pelanggan tetap merupakan kunci utama bisnis jual pulsa Anda bisa meningkat pesat.

Misalnya Anda mengambil keuntungan sebesar Rp250 untuk setiap transaksi dan di awal-awal Anda memiliki 20 agen, maka jika setiap agen melakukan transaksi 50 kali per hari, secara otomatis besarnya keuntungan yang akan diraih adalah Rp250 ribu untuk setiap harinya dan itu baru awal.

Lalu bayangkan apabila agen yang dimiliki oleh server pulsa Anda jumlahnya mencapai 100-250 agen, pastinya akan jauh lebih besar lagi keuntungan yang bisa diperoleh.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai server pulsa. Apabila Anda ingin berbisnis server pulsa ikuti panduan di cara jadi agen pulsa, kemudian usahakan juga untuk mencari server yang menjual pulsa dengan harga yang murah dan lengkap untuk semua operator, agar banyak disukai oleh agen sehingga akan memiliki banyak pelanggan.